PULANG PISAU – Sebanyak 24 peserta mengikuti uji kompetensi seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Senin (6/4). Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i menegaskan, seleksi ini harus menghasilkan kepala Perangkat Daerah (PD) yang benar-benar berkualitas.
Menurut Rifa’i, jabatan kepala dinas merupakan bagian penting dari karier aparatur sipil negara sekaligus penentu arah pembangunan daerah. Karena itu, ia tidak ingin pengisian jabatan dilakukan secara asal.
“Saya ingin kepala dinas yang berkualitas. Ini bagian dari karier mereka dan juga untuk kemajuan daerah. Lebih baik dipimpin oleh orang yang sesuai harapan,” tegasnya.
Ia menyebutkan, dari 24 peserta yang mengikuti seleksi, nantinya akan disaring menjadi tiga besar terbaik pada masing-masing jabatan. Selanjutnya, pemerintah daerah akan kembali melakukan penilaian untuk menentukan satu nama yang paling layak menduduki posisi tersebut.
“Dari seleksi ini akan keluar tiga besar terbaik. Semua untuk Pulang Pisau agar ke depan lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Pulang Pisau Hendra menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara terbuka dan melibatkan panitia seleksi (pansel) dari berbagai unsur. Pansel terdiri dari lima orang, yakni akademisi Universitas Palangka Raya (UPR), pejabat eselon II Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah seperti Kepala BKD Lisda, serta unsur pemerintah kabupaten yakni sekretaris daerah dan asisten.
Ia memaparkan, ada empat tahapan yang harus dilalui peserta, yakni seleksi administrasi atau kelengkapan berkas, asesmen, penulisan makalah, dan wawancara.
“Seluruh tahapan sudah dilalui peserta. Selanjutnya akan ditetapkan tiga besar untuk masing-masing jabatan,” jelasnya.
Hendra menambahkan, hasil tiga besar direncanakan akan diumumkan pada 16 April mendatang. Seleksi ini diharapkan mampu melahirkan pejabat yang kompeten dan siap menjawab tantangan pembangunan daerah. (rd)

















