KUALA KAPUAS – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah memasang target ambisius pada Pemilu 2029. Partai berbasis nahdliyin itu menargetkan kenaikan perolehan kursi legislatif hingga 100 persen di sejumlah daerah, khususnya wilayah Zona II.
Ketua DPW PKB Kalteng, Rahmanto Muhidin, menegaskan bahwa langkah menuju kemenangan telah dimulai sejak dini melalui pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Zona II yang meliputi Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Palangka Raya, dan Katingan, Senin (13/4).
“Momentum muscab ini menjadi titik start perjuangan menuju kemenangan Pemilu 2029. Kita mulai lebih awal agar target kenaikan 100 persen bisa tercapai,” ujar Rahmanto kepada awak media usai pembukaan kegiatan.
Ia merinci, sejumlah target konkret telah disiapkan. Di Kabupaten Kapuas dari 4 kursi menjadi 8, Kabupaten Pulang Pisau PKB menargetkan kembali meraih 4 kursi. Sementara di Kota Palangka Raya, dari 3 kursi saat ini ditargetkan meningkat menjadi 6 kursi. Adapun di Kabupaten Katingan, PKB membidik kenaikan dari 4 kursi menjadi 6 hingga 7 kursi.
“Kita optimistis, kalaupun tidak mencapai target maksimal, paling tidak tidak jauh dari angka tersebut,” tegasnya.
Tak hanya legislatif, PKB juga mulai menyiapkan langkah untuk kontestasi eksekutif. Rahmanto menyebut, pada 2030 pihaknya menargetkan kader PKB minimal dapat menduduki posisi wakil bupati, bahkan bupati di beberapa daerah, khususnya di wilayah Zona II.
Menurutnya, kunci utama mencapai target tersebut adalah penguatan struktur partai hingga ke akar rumput. Termasuk mengoptimalkan peran lembaga sayap dan organisasi yang terafiliasi dengan PKB sebagai ujung tombak rekrutmen dan penguatan basis pemilih.
“Penguatan struktur ini penting, dari tingkat bawah sampai atas. Semua kader harus bergerak dan hadir di tengah masyarakat,” katanya.
Rahmanto juga menekankan bahwa kader PKB wajib responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat. Baik melalui kehadiran langsung di lapangan maupun melalui jalur aspirasi di legislatif.
“Kader PKB harus hadir di setiap kesusahan masyarakat. Fraksi PKB juga wajib memastikan aspirasi yang disampaikan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat,” tandasnya. (re)