PULANG PISAU – Pemerintah Kelurahan Pulang Pisau bergerak cepat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Pelaksana Tugas Lurah Pulang Pisau, Herry Siswanto, melakukan sosialisasi langsung kepada warga dan pedagang terkait langkah mitigasi, Selasa (18/11).
Herry menyampaikan, potensi hujan lebat disertai angin kencang menjadi perhatian serius lantaran dapat memicu pohon tumbang hingga mengancam keselamatan masyarakat. Untuk itu, pihaknya bersama BPBD akan melakukan pemangkasan tiga pohon besar yang masuk kategori rawan pada Minggu, 23 November mendatang.
“Pemangkasan ini hasil tindak lanjut rapat dengan BPBD. Lokasi ketiga pohon tersebut berada di titik aktivitas warga, sehingga penanganan segera diperlukan agar tidak menimbulkan bahaya,” tegas Herry.
Guna mendukung kelancaran kegiatan, para pedagang sepakat menetapkan hari libur khusus pada hari pemangkasan dilakukan. Kesepakatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan sekaligus menghindari potensi kesalahpahaman.
“Jika tidak disosialisasikan sejak awal, bisa muncul kesan sepihak. Jadi penting menjaga komunikasi agar semuanya berjalan kondusif,” jelasnya.
Herry menegaskan mitigasi bencana bukan hanya tugas pemerintah, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak warga selalu waspada dan proaktif melaporkan potensi bahaya di lingkungan sekitar.
“Silakan laporkan ke BPBD, Kelurahan, Damkar, atau Satpol PP bila melihat kondisi yang berisiko menimbulkan kecelakaan. Kewaspadaan bersama akan memperkecil dampak cuaca ekstrem,” pungkasnya. (re)