KUALA KAPUAS — Pemerintah Kabupaten Kapuas mengambil langkah tegas untuk memastikan lingkungan birokrasi tetap bersih dari narkoba. Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Tes Urine NAPZA bagi pejabat Eselon II dan III di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Senin (1/12).
Agenda deteksi dini ini menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung program nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Lebih dari itu, kegiatan juga dirancang untuk memperkuat gerakan Komunitas ASN Anti Narkoba yang tengah dibangun Pemkab Kapuas.
Ketua Tim Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Kalimantan Tengah Abdul Kadir, menegaskan bahwa deteksi dini adalah langkah wajib untuk memastikan aparatur tetap berada di jalur yang benar. “Kegiatan ini bagian dari program nasional untuk mencegah sejak awal penyakit jahat seperti narkoba,” ujar Kadir.
Ia menambahkan, program ini menyasar seluruh sektor, termasuk pemerintahan, pendidikan, hingga swasta. “Hari ini kita fokus di lingkungan Pemkab Kapuas, bukan hanya untuk mendeteksi, tapi juga mengedukasi pegawai agar selalu waspada terhadap ancaman narkotika,” jelasnya.
Kepala Kesbangpol Kapuas Yunabut mengapresiasi momentum pelaksanaan tes urine yang bertepatan dengan peringatan HUT KORPRI. Ia menegaskan bahwa pejabat, khususnya eselon II dan III, harus menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan.
“Harapan pimpinan jelas: pejabat harus memberi contoh. Jika eselon II dan III bersih dari narkoba, maka visi Kapuas Bersinar Kapuas Bersih dari Narkoba akan semakin dekat,” tegasnya.
Pelaksanaan tes berlangsung tertib dan diikuti penuh oleh seluruh pejabat yang menjadi peserta. Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap langkah ini memperkuat komitmen ASN untuk menjaga integritas, disiplin, serta memberikan pelayanan publik yang profesional, bersih, dan bebas dari pengaruh narkoba. (re)
















