PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa’i menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pembinaan putra-putri lokal dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadist (MTQH) XXXIII Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Ia menilai, prestasi sejati bukan semata mengejar juara, melainkan membangun generasi Qurani yang lahir dari daerah sendiri. Pernyataan itu disampaikan Bupati Rifa’i saat melepas kafilah Kabupaten Pulang Pisau yang akan bertanding pada MTQH Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Barito Utara, Kamis (13/11/2025) malam.
“Saya memberi apresiasi tinggi kepada jajaran LPTQ Kabupaten Pulang Pisau yang tetap berkomitmen tidak menggunakan peserta dari luar daerah. Itu jauh lebih bermanfaat bagi kita dibanding hanya mengejar juara dengan mengabaikan tanggung jawab moral terhadap bibit lokal,” ujar Rifa’i.
Ia menegaskan, MTQH bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah pembinaan agar lahir generasi yang mencintai Al-Qur’an, memahami kandungannya, dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. “Kalau kita terus bergantung pada peserta luar, kapan generasi muda kita berkembang dalam penguasaan ke-Alqur’an-an,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Rifa’i juga memberikan pesan khusus kepada seluruh kafilah agar menjaga kesehatan, sikap, dan kekompakan selama mengikuti lomba di Muara Teweh. Ia berpesan agar para peserta mematuhi arahan pimpinan, ofisial, pelatih, dan pendamping selama berada di lokasi lomba.
“Jagalah adab dan sopan santun karena kita adalah tamu. Tinggalkan kesan yang baik bagi masyarakat setempat,” pesannya.
Selain itu, Bupati juga meminta Bagian Humas Setda Pulang Pisau agar menyusun jadwal kunjungan para kepala perangkat daerah untuk memberi dukungan moral langsung kepada para kafilah selama berlaga.
Dengan penuh keyakinan, Rifa’i optimistis bahwa para peserta dari “Bumi Handep Hapakat” mampu bersaing dan mengharumkan nama Pulang Pisau di tingkat provinsi. “Buktikan bahwa kita bisa berprestasi dengan mengandalkan potensi lokal,” tutupnya. (kk)
















