PULANG PISAU – Upaya pemerintah menghentikan impor beras selama tiga tahun ke depan semakin diperkuat. Wakil Bupati (Wabup) Pulang Pisau H. Ahmad Jayadikarta, menyerahkan 14 unit Combine Harvester kepada Brigade Pangan sebagai bagian dari 34 unit bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian RI, Kamis (27/11/2025). Langkah ini menjadi dorongan langsung terhadap percepatan swasembada pangan di Kabupaten Pulang Pisau.
Ahmad Jayadikarta menegaskan bahwa bantuan alsintan ini merupakan dukungan nyata pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dan selaras dengan program Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan tidak ada impor beras dalam tiga tahun mendatang. Optimalisasi produksi padi lokal disebut menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Bantuan ini wujud nyata pemerintah untuk menghentikan impor beras dan meningkatkan kesejahteraan petani. Combine Harvester ini diberikan secara gratis dan harus digunakan sesuai peruntukannya oleh Brigade Pangan yang sudah dibentuk pada 2024 dan 2025,” tegasnya.
Wabup juga meminta kelompok penerima menjaga, merawat, dan memanfaatkan alsintan secara optimal agar efektivitas panen dapat meningkat tanpa adanya pungutan biaya apa pun dalam proses penerimaan bantuan.
Kepala Dinas Pertanian Pulang Pisau, Godfridson, menambahkan bahwa penggunaan Combine Harvester akan memangkas waktu panen, mengurangi kehilangan hasil, dan meningkatkan mutu gabah. Efisiensi ini, lanjutnya, berkontribusi langsung pada peningkatan indeks pertanaman dan pendapatan petani.
Ia mengingatkan bahwa alat bantuan tidak boleh diperjualbelikan dan pemerintah akan terus melakukan pemantauan berjenjang. Kelompok penerima wajib melaporkan penggunaan alat, dan bila tidak optimal, alsintan bisa dialihkan ke kelompok lain yang lebih membutuhkan.
Combine Harvester yang diserahkan adalah tipe Crown CHH 106 dan Tanikaya Megatron-99. Dalam waktu dekat, pemerintah pusat juga akan menambah bantuan alat mekanisasi lain, termasuk mesin pengolah tanah modern, untuk memperkuat produksi padi.
Godfridson berharap seluruh kelompok tani semakin bersemangat karena pemerintah memberi perhatian serius pada pengembangan usaha tani padi. Penyerahan alsintan ini diharapkan mendorong panen lebih baik dan mempercepat terwujudnya swasembada pangan di Kabupaten Pulang Pisau. (mcp/re)