KUALA KAPUAS — Polres Kapuas menggelar kegiatan Ngopi Bareng Media. Kegiatan yang digelar, Rabu (10/12/2025) sebagai upaya mempererat sinergi bersama insan pers dengan jajaran Polres Kapuas. Kegiatan tersebut dihadiri Kasat Resnarkoba Polres Kapuas Iptu Budi Utomo, Kasat Intel, Kasat Lantas, Kasat Reskrim dan Kasi Humas.
Dalam pertemuan tersebut, Iptu Budi Utomo menegaskan bahwa peran media sangat penting dalam menyosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat. Ia berharap media dapat menjadi jembatan informasi dan edukasi agar semakin banyak warga memahami ancaman narkoba, terutama bagi generasi muda.
“Kami berharap rekan-rekan media membantu menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba. Peredaran narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, dan di daerah hulu lebih memprihatinkan lagi. Karena ada anak SD yang sudah mengenal narkoba,” ujarnya.
Iptu Budi juga menyampaikan bahwa beberapa kecamatan di wilayah hulu memiliki tantangan tersendiri terkait jarak dan kondisi geografis. Proses penangkapan dan pengungkapan kasus kerap membutuhkan waktu lebih dari 1×24 jam sehingga memerlukan koordinasi yang kuat di lapangan.
Kasat Resnarkoba menekankan pentingnya informasi dari masyarakat dalam mengungkap peredaran narkoba. Ia memastikan bahwa Polres Kapuas selalu transparan melalui rilis resmi Humas dan membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat maupun media yang ingin memberikan laporan.
“Jika ada informasi penyalahgunaan narkoba, sampaikan kepada kami. Setiap laporan sangat berarti untuk menyelamatkan banyak orang dari bahaya narkoba,” tegasnya.
Melalui kegiatan ngopi bareng ini, Polres Kapuas berharap dapat menyatukan persepsi dengan para jurnalis dalam upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba. Iptu Budi Utomo menegaskan pihaknya berkomitmen penuh untuk terus memerangi segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
“Dengan duduk bersama seperti ini, kita bisa memperkuat kerja sama dan menyamakan langkah dalam melindungi masa depan anak-anak di Kapuas,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, Iptu Budi Utomo menegaskan bahwa peran media sangat penting dalam menyosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat. Ia berharap media dapat menjadi jembatan informasi dan edukasi agar semakin banyak warga memahami ancaman narkoba, terutama bagi generasi muda. (re)