KUALA KAPUAS – Dukungan terhadap pembangunan jalan menuju Batanjung terus mengalir. Ketua Perpedayak Kabupaten Kapuas, Timotius Mahar, menilai proyek tersebut akan menjadi pengungkit kemajuan daerah karena membuka akses wilayah yang selama ini masih terbatas.
Pria yang akrab disapa Ebeb itu mengatakan, keberadaan jalan menuju Batanjung tidak hanya mengakhiri keterisolasian sejumlah kawasan, tetapi juga memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.
“Jalan ini akan membuka akses perekonomian warga sekaligus memacu pembangunan dan kemajuan wilayah yang dilalui,” ujar Timotius Mahar, Selasa (21/7).
Menurut Timotius, banyak lahan milik masyarakat yang selama ini sulit dijangkau karena keterbatasan akses transportasi. Dengan adanya jalan, lahan-lahan tersebut akan lebih mudah diakses dan dapat dikembangkan menjadi lahan produktif yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Selain itu, biaya dan waktu pengangkutan hasil pertanian juga diperkirakan akan semakin efisien. Kondisi tersebut diyakini mampu meningkatkan daya saing produk pertanian sekaligus menambah pendapatan petani.
Timotius yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua APKASINDO Kabupaten Kapuas menilai pembangunan jalan menuju Batanjung memiliki dampak strategis yang lebih luas. Menurutnya, akses jalan yang memadai akan mendukung operasional Pelabuhan Batanjung yang selama ini dipersiapkan sebagai simpul transportasi dan logistik.
“Kalau akses jalannya sudah terbangun, kita berharap Pelabuhan Batanjung bisa segera beroperasi. Ketika pelabuhan beroperasi, maka gerbang perekonomian baru akan terbuka bagi Kabupaten Kapuas dan Kalteng di wilayah timur,” tegasnya.
Ia berharap pembangunan infrastruktur tersebut menjadi perhatian serius seluruh pihak karena manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat di sekitar ruas jalan, tetapi juga akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Kapuas.
Dia juga mengapresiasi Pemkab Kapuas yang tengah menggenjot pembangunan terhadap ruas tersebut. (to)