PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar tidak menentang kebijakan pemerintah pusat. Pesan itu disampaikan saat memimpin apel gabungan hari pertama masuk kerja usai libur Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (25/3).
Menurut dia, setiap kebijakan yang diambil pemerintah pusat harus disikapi secara bijak dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan, jangan sampai muncul riak atau gejolak di daerah yang justru dapat merugikan citra Kabupaten Pulang Pisau.
“Apapun keputusan pemerintah pusat, kita laksanakan dengan baik. Jangan sampai kita menentang, apalagi menimbulkan riak-riak yang membuat nama daerah menjadi tidak baik,” tegas Rifa’i.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kekompakan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Ia menilai, perbedaan pendapat adalah hal wajar, namun harus diselesaikan melalui musyawarah untuk mufakat sesuai nilai-nilai Pancasila.
“Kalau ada persoalan, selesaikan dengan baik. Jangan sampai masalah kecil menjadi besar. Kita jaga persatuan, karena itu kunci kita bisa bekerja bersama,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak ASN lebih bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial maupun pemberitaan nasional. Kondisi negara, kata dia, perlu disikapi dengan kepala dingin agar tidak memicu konflik di daerah.
Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah tidak menggelar open house pada Lebaran tahun ini. Kebijakan itu diambil agar ASN dapat menikmati waktu libur bersama keluarga tanpa beban kegiatan formal.
“Kami ingin bapak ibu fokus menikmati liburan bersama keluarga dan bersilaturahmi,” katanya.
Di akhir arahannya, Bupati bersama wakil bupati turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh ASN. Ia berharap momentum Idulfitri menjadi awal memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kinerja dalam membangun daerah. (rd)