
KUALA KAPUAS – Dukungan dunia usaha terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia terus mengalir. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kapuas, Supenpri, menunjukkan komitmen tersebut dengan menyetorkan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) senilai Rp143 juta ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kapuas, Senin (8/6).
Penyetoran BPHTB tersebut merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban administrasi pembangunan perumahan yang akan mendukung percepatan realisasi program penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Selain itu, pembayaran tersebut turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kapuas.
Ketua Kadin Kapuas, Supenpri, mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah dalam menyukseskan Program 3 Juta Rumah. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta sangat penting untuk mempercepat pembangunan perumahan yang berkelanjutan dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Program 3 Juta Rumah merupakan langkah nyata pemerintah dalam menjawab kebutuhan hunian masyarakat. Kadin Kapuas mendukung penuh program ini melalui kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk penyelesaian kewajiban BPHTB,” kata Supenpri.
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi faktor utama agar target pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat tercapai secara optimal dan tepat sasaran.
Kepala Bapenda Kabupaten Kapuas, Yaya, mengapresiasi langkah yang dilakukan Kadin Kapuas. Menurutnya, penyetoran BPHTB sebesar Rp143 juta tersebut menjadi contoh nyata kepatuhan pelaku usaha terhadap kewajiban perpajakan daerah sekaligus bentuk dukungan terhadap program strategis nasional.
“Kontribusi ini tidak hanya mendukung pembangunan perumahan, tetapi juga berdampak positif terhadap peningkatan PAD yang nantinya kembali digunakan untuk mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Yaya.
Melalui Program 3 Juta Rumah, pemerintah menargetkan pengurangan backlog perumahan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor konstruksi dan properti. Dukungan dari dunia usaha seperti yang ditunjukkan Kadin Kapuas diharapkan mampu mempercepat realisasi program dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. (toy)












