KUALA KAPUAS – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Zona II yakni Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, Palangka Raya dan Katingan, Senin (13/4). Forum tertinggi di tingkat cabang ini fokus pada evaluasi kinerja, penyusunan strategi pemenangan pemilu, hingga penjaringan bakal calon ketua DPC.
Ketua DPW PKB Kalteng Rahmanto Muhidin menegaskan, Muscab menjadi momentum penting untuk merumuskan langkah-langkah strategis partai ke depan. “Ada beberapa agenda utama, mulai dari evaluasi, penyusunan program strategis untuk pemenangan pemilu, rencana kerja, hingga rekomendasi bagi Fraksi PKB dalam membangun kolaborasi dengan eksekutif di masing-masing daerah,” ujar Rahmanto kepada wartawan seusai pembukaan kegiatan di Kuala Kapuas.
Menurut Rahmanto, Muscab juga menjadi wadah untuk menjaring dan memunculkan nama-nama bakal calon ketua DPC. Namun, forum tersebut tidak langsung menetapkan keputusan final.
“Di Muscab ini hanya sebatas mengusulkan nama-nama bakal calon. Untuk penetapan ketua DPC akan melalui tahapan selanjutnya, yakni uji kelayakan dan kepatutan (UKK) tahap satu dan dua yang menjadi kewenangan Dewan Pengurus Pusat (DPP),” jelasnya.
Ia menambahkan, mekanisme tersebut merupakan bagian dari sistem demokrasi terpimpin yang dianut PKB. Dalam sistem ini, kader di daerah diberi ruang untuk mengusulkan calon, namun keputusan akhir tetap berada di tangan DPP.
“Siapa yang akan ditugaskan menjadi ketua DPC merupakan kewenangan DPP. Ini sesuai dengan keputusan Muktamar PKB di Bali, di mana ketua umum menjadi pemegang mandat tunggal dalam menentukan kebijakan internal partai,” tegasnya.
Melalui Muscab ini, PKB Kalteng berharap mampu memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun strategi yang lebih matang dalam menghadapi kontestasi politik mendatang. (rd)